Total Tayangan Laman

Senin, 23 Mei 2011

Tindakan perawatan luka

Tindakan keperawatan

A. Jelaskan kepada pasien tentang tindakan yang akan di lakukan
Persiapan alat
Alat steril
1. Bak steril
2. pinset cirurgris 1 buah
3. pinset anatomis 1 buah
4. kom kecil 2 buah
5. kom sedang 1 buah
6. liddiwotton
7. gunting jaringan
8. kain kasa
9. kapas steril

alat tidak steril
1. normal salinan
2. antiseptic
3. was bensin
4. bengkok 2 buah
5. gunting perban
6. perlak
7. Lysol 3 %
8. Plester


B. Pelaksanaan

1. Salam terapeutik
2. Kaji luka
3. Dekatkan alat
4. Tutup sampiran




5. Atur posisi pasien sesuai kebutuhan
6. Perawat cuci tangan dengan secara septic
7. Buka set balutan
8. Basahi plester menggunakan was bensi, buka balutan lama dengan menggunakan pinset
9. Sampah di masukan ke dalam bengkok
10. Bilas balutan lengket lepaskan dengan memberikan larutan normal Nacl 0,9 %
11. Buka bak steril tuangkan larutan antiseptic dan Nacl ke dalam kom yang berbeda
12. Tambahkan kasa atau kapas bulat ke dalam Nacl
13. Gunakan sarung tangan kecil
14. Inspeksi keadaan luka
15. Bersihkan luka dengan kasa atau kapas yang di basahi dengan Nacl
16. Pegang kasa dengan pinset
17. Guanakan kasa untuk setiap usapan
18. Bersihkan dari yang kurang terkontaminasi ke arah yang terkontaminasi
19. Simpan pinset ke dalam bengkok yang berisi disinfektan
20. Guanakan kasa baru untuk mengeringkan luka
21. Luka di tutup dengan kasa steril
22. Luka di plester atau di tutup dengan rapi
23. Lepaskan sarung tangan
24. Bereskan alat – alat
25. Cuci tangan
26. dokumentasikan

Selasa, 12 April 2011

tips memelihara penyakit jantung

Tips Memelihara Jantung Sehat
May 27th, 2010 by staf1 | 1 Comment | Filed in Sains & Pengetahuan Umum, kesehatan

Apakah selama ini Anda lebih suka makan ayam goreng dari pada ikan bakar? Kurang suka sayuran dan senang goreng-gorengan? Sebaiknya mulailah berhati-hati memilih makanan. Makanan yang kurang bersahabat buat jantung suatu hari akan berakibat fatal. Serangan jantung! Coba saja intip info kompletnya berikut ini!
Diet sehat untuk jantung dimulai dengan memberikan perhatian lebih pada apa yang kita makan. Resiko peningkatan Atherosclerosis, yaitu tersumbatnya pembuluh darah arteri yang mnyebabkan terjadinya serangan jantung bisa dikurangi. Caranya sangat sederhana, menyantap makanan yang bersahabat buat jantung. Jika pembuluh darah arteri sudah mulai tersumbat maka proses penyumbatan bisa diperlambat dan dihentikan.

Mengkonsumsi makanan yang sehat adalah cara terbaik untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan beberapa faktor yang menyebabkan serangan jantung. Mengutip anjuran dari Heart-healthy Nutrition Strategy dapat membantu mengurangi LDL kolesterol (kolesterol yang tidak baik), menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kadar gula darah, dan juga mengurangi berat badan.
Disaat banyak program diet memberitahukan apa saja yang TIDAK boleh Anda makan untuk mengurangi resiko penyakit jantung, justru kekuatan utama dari Nutrition Strategy adalah membantu Anda untuk lebih fokus pada apa yang Anda DAPAT makan.
Pada kenyataannya, penelitian tentang penyakit jantung justru menunjukkan bahwa memberi makanan sehat pada jantung adalah hal terpenting mengurangi resikonya.
Dibawah ini terdapat 9 tips nutrisi untuk mengurangi resiko terkena serangan jantung:
1. Perbanyak konsumsi ikan; Ikan merupakan sumber protein dan juga nutrisi lainnya. Ikan juga mengandung asam lemak omega 3, yang sangat membantu mengurangi resiko serangan jantung dan juga penyakit stroke. The American Heart Association menyarankan untuk mengkonsumsi setidaknya dua kali dalam seminggu lemak omega 3 yang banyak terkandung di dalam ikan, seperti salmon.
2. Perbanyak konsumsi sayuran, buah, gandum utuh, dan juga kacang-kacangan.
3. Memilih lemak kalori lebih bijak; selalu tanamkan hal ini dalam pikiran Anda.
4. Batasi Total Fat grams: Mengkonsumsi sedikit makanan yang mengandung lemak jenuh dan trans fat; contohnya lemak yang terkandung dalam mentega, margarin, dressing salad, gorengan, makanan manis, dan juga kue-kue manis.
6. Saat Anda mengkonsumsi lemak tambahan, gunakanlah lemak dengan kadar lemak tak jenuh yang tinggi atau lemak tak jenuh ganda; seperti yang terkandung dalam canola, olive, dan juga minyak kelapa.
7.Perbanyak konsumsi berbagai jenis protein; Biasanya mengkonsumsi makanan yang tinggi protein lema kseperti daging dan dairy product adalah makanan yang mampu meningkatkan resiko terserang penyakit jantung. Untuk mengurangi faktor tersebut dapat dengan cara menyeimbangkan makanan yang dimakan seperti ikan, dan sumber protein dari sayuran.
8. Batasi makanan yang mengandung kolesterol.
9. Olah raga yang teratur, dan juga nikmati hidup Anda khususnya dengan makanan yang Anda makan dan hiduplah secara sehat. Karena hal ini dapat membuat Anda merasa lebih baik.


Penyakit Jantung --- Mengenal Penyakit Jantung.
Penyakit jantung adalah penyakit yang berhubungan dengan system cardiovaskuler, yaitu organ jantung beserta pembuluh-pembuluh darahnya, contoh seperti serangan jantung, penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke, sakit di dada (biasa di sebut “angina”) dan penyakit jantung rematik.
Istilah Serangan jantung dikarenakan pembuluh arteri yang tersumbat, yang menghambat penyaluran oksigen dan nutrisi ke jantung. Stroke disebabkan oleh kurangnya aliran darah yang mengalir ke otak, atau terkadang menyebabkan pendarahan di otak.
Penyakit Jantung memiliki catatan rekor tertinggi penyebab kematian pada orang dewasa di Amerika, setiap tahun tercatat:
• 1,5 juta orang mengalami serangan jantung.
• 478000 orang meninggal karena penyakit jantung koroner.
• 407000 orang mengalami operasi peralihan.
• 300000 orang menjalani angioplasty
Penyakit jantung yang paling banyak diderita orang adalah penyakit jantung koroner. Dalam penyakit jantung koroner, arteri koroner menjadi semakin sempit dan kadang-kadang terblokir. Hal ini menyebabkan darah tidak dapat disalurkan dengan baik ke otot-otot jantung. Awalnya, si penderita mungkin masih dapat bernafas dengan normal dan darah yang mengalir ke otot jantung masih cukup. Namun, ketika dia melakukan aktivitas yang lebih berat seperti berolahraga atau sedang marah, arteri koroner yang menyempit tidak dapat mensuplai darah yang cukup ke otot-otot jantung. Padahal, pada saat tersebut, jantung memerlukan darah lebih banyak agar tubuh mendapatkan energi dan oksigen yang cukup untuk melakukan aktivitas tersebut. Akibatnya si penderita bisa jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri, dan bahkan bisa meninggal.
Penyakit jantung tidak semuanya disebabakan oleh terganggunya fungsi pembuluh darah, berikut ini adalah beberapa gangguan lain pada organ jantung itu sendiri:
• Abnormal Heart Rhythms
Normalnya jantung berdetak 60 sampai 100 kali tiap menit (atau sekiar 100 ribu kali setiap harinya). Jantung yang bedetak tidak normal biasanya disebut arryhytmia (sering juga disebut dysrhythmia). Jantung yang berdetak terlalu lambat (dibawah 60 kali per menit) disebut bradyarrhythmias. Sedankan yang berdetak di atas 100 per menit disebut tachyarrhytmias.
• Heart Failure
Atau gagal jantung merupakan yang paling menakutkan. Bukan berarti jantung tidak dapat bekerja sama sekali, hanya saja jantung tidak berdetak sebagaimana mestinya
• Heart Valve Disease
Rusaknya katup jantung. Katup jantung terdapat pada setiap bilik jantung (jantung kita memiliki 4 buah bilik) yang berfungsi mengatur aliran darah searah menuju jantung.
• Congenitas Heart Disease
Atau biasa disebut kelainan pada jantung. Menyerang 8 sampai 10 anak dari tiap 1000 kelahiran. Gejala awal biasanya terldeteksi saat kelahiran atau pada masa kanak-kanak. Di Amerika sekitar 500 ribu orang mengalami kelainan jantung pada masa pertumbuhannya dan bertambah sektar 20 ribu orangtiap tahunnya.
• Cardiomyopathies
Menyerang pada otot jantung itu sendiri. Orang -orang yang terserang penyakit ini biasanya mengalamai pembesaran, pengecilan jantung secara tidak normal dan atau bahkan menjadi kaku. Menyebabkan jantung memompa secara tidak normal (menjadi lebih lemah). Tanpa penanganan yang baik cardiomyopathies akan menyebabakan penyakit yang lebih buruk seperti gagal jantung atau menyebabkan jantung berdetak tidak normal.
• Pericarditis
Adalah radang yang mengelilingi lapisan jantung. Jarang terjadi, biasanya disebabkan oleh infeksi.
Gejala Penyakit Jantung
Serangan jantung merupakan puncak bencana dari sebuah proses kerusakan yang berlangsung lama, yang sering melibatkan kejutan-kejutan emosional, kekacauan fisiologis dan kelelahan mental. Tanda-tanda peringatan dini begitu subyektif dan begitu tersamar, sehingga bahkan dokter yang terlatih untuk mengukur segala sesuatu secara obyektif masih bisa mengabaikannya.
Sejumlah keluhan fisik yang patut diwaspadai sebagai gejala penyakit jantung adalah:
• nyeri dada
• berdebar-debar,
• cepat letih
• sesak napas
• ada riwayat sering pingsan
• sesak bila tidur terlentang
• beberapa organ tubuh membiru
• serta perut dan bagian kaki membengkak
• Gejala lain yang dialami ketika seseorang terserang penyakit jantung adalah rasa nyeri yang hebat pada bagian dada yang disertai muntah. Rasa tertekan atau seperti ditimpa beban, sakit, terjepit, diperas, dan terbakar di bagian dada dapat menjalar ke lengan kiri, leher, dan punggung,
Faktor-faktor Penyebab Penyakit Jantung.
Penyakit jantung dapat disebabkan oleh banyak factor, dimana gaya hidup merupakan factor utama yang menyebabkan kita rentan terhadap penyakit jantung. Merokok, diabetes, mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi, kurang gerak, malas berolah raga, stress, dan kurang istirahat adalah beberapa faktor pemicu serangan jantung. Namun ada beberapa faktor yang memang tidak dapat diubah, seperti bertambahnya umur atau faktor keturunan.
10 anggapan salah tentang penyakit jantung
1. Penyakit jantung hanya terjadi pada orang gemuk saja
2. Penyakit jantung tidak bisa pada anak atau orang muda
3. Wanita terbebas dari penyakit jantung
4. Penyakit jantung hanya satu macam
5. Jantungnya sehat, tak mungkin bisa sakit jantung
6. Tidak ada hubungan dengan serangan stroke
7. Penyakit jantung hanya merupakan penyakit keturunan
8. Penyakit jantung tidak dapat dicegah
9. Terkena penyakit jantung sebab sering dikagetkan
10. Penyakit jantung muncul sebab sering mengonsumsi menu jantung pisang